Jumat, 10 Januari 2014

Perkembangan E-Government di Indonesia

Saat ini perkembangan teknologi Internet sudah mencapai perkembangan yang sangat pesat.Aplikasi Internet sudah digunakan untuk e-commerce dan berkembang kepada pemakaianaplikasi Internet pada lingkungan pemerintahan yang dikenal dengan e-government. Pemerintahpusat dan pemerintah daerah berlomba-lomba membuat aplikasi e-government.Pengembangan aplikasi e-government memerlukan pendanaan yang cukup besar sehinggadiperlukan kesiapan dari sisi sumber daya manusia aparat pemerintahan dan kesiapan darimasyarakat. Survei di beberapa negara menunjukkan bahwa ada kecenderungan aparatpemerintah untuk tidak melaksanakan kegiatan secara online, karena mereka lebih menyukaimetoda pelayanan tradisional yang berupa tatap langsung, surat-menyurat atau telepon.Kita harus belajar dari penyebab-penyebab kegagalan e-government di sejumlah negara yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: ketidaksiapan sumber daya manusia, sarana danprasarana teknologi informasi, serta kurangnya perhatian dari pihak-pihak yang terlibatlangsung.
Menurut definisi, e-government hanya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, seperti Internet, untuk meningkatkan proses pemerintahan. Dengan demikian, e-government adalah tidak ada prinsip baru. Pemerintah berada di antara pengguna pertama dari komputer. Tapi proliferasi global Internet, yang secara efektif mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi atas dasar standar terbuka, dikombinasikan dengan gerakan untuk mereformasi administrasi publik yang dikenal sebagai New Public Management, memiliki untuk alasan yang baik menghasilkan gelombang baru kepentingan dalam topik. E-pemerintah berjanji untuk membuat pemerintah lebih efisien, responsif, transparan dan sah dan juga menciptakan pasar yang berkembang pesat barang dan jasa, dengan berbagai peluang bisnis baru.
 
Untuk beberapa, e-pemerintah mungkin tampaknya menjadi sedikit lebih dari upaya untuk memperluas pasar e-commerce dari bisnis kepada pemerintah. Tentunya ada beberapa kebenaran dalam hal ini. E-commerce adalah pemasaran dan penjualan melalui Internet. Karena lembaga-lembaga pemerintah mengambil bagian dalam kegiatan pemasaran dan penjualan, baik sebagai pembeli dan penjual, tidak konsisten untuk berbicara tentang e-government aplikasi e-commerce. Pemerintah lakukan setelah semua perilaku bisnis.
 
Tapi e-commerce tidak di jantung e-government. Tugas utama pemerintah adalah pemerintahan, tugas masyarakat mengatur, bukan pemasaran dan penjualan. Dalam demokrasi modern, tanggung jawab dan tenaga untuk regulasi yang dibagi dan dibagi antara legislatif, eksekutif dan yudikatif. Menyederhanakan agak, legislatif bertanggung jawab untuk membuat kebijakan dalam bentuk undang-undang, eksekutif untuk melaksanakan kebijakan dan penegakan hukum, dan peradilan untuk menyelesaikan konflik hukum. E-government adalah tentang meningkatkan kerja dari semua cabang pemerintahan, bukan hanya administrasi publik dalam arti sempit.
 
New Public Management adalah semacam teori manajemen tentang bagaimana reformasi pemerintah dengan mengganti struktur organisasi yang hirarkis yang kaku dengan jaringan lebih dinamis unit organisasi kecil, menggantikan otoriter, keputusan top-down dan pembuatan kebijakan praktek dengan pendekatan yang lebih konsensus bottom-up yang memfasilitasi partisipasi sebagai stakeholder sebanyak mungkin, terutama warga biasa, mengadopsi sikap yang lebih ‘customer’ berorientasi kepada pelayanan publik, dan menerapkan prinsip-prinsip pasar untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
 
E-pemerintah memberikan New Public Management darah segar. Tidak hanya informasi dan teknologi komunikasi menyediakan alat-alat infrastruktur dan software yang dibutuhkan untuk jaringan longgar ditambah unit pemerintah untuk berkolaborasi secara efektif, infiltrasi teknologi ini ke instansi pemerintah cenderung mengarah secara alami pada reformasi kelembagaan, karena sulit untuk mempertahankan ketat hirarkis saluran komunikasi dan kontrol ketika setiap PNS dapat berkolaborasi secara efisien dan langsung dengan orang lain melalui internet.
sebagai contoh untuk e-goverment adalah yang penulis ambil adalah salah satu pemerintah yang bergerak di bidang penegakkan hukum yaitu KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA . 
 
e-government tidak hanya atau bahkan terutama tentang reformasi proses kerja di dalam dan di antara lembaga-lembaga pemerintah, tetapi lebih tentang meningkatkan pelayanan kepada dan kolaborasi dengan warga, komunitas bisnis dan profesional, dan organisasi nirlaba dan lembaga swadaya masyarakat seperti asosiasi, serikat buruh , partai politik, gereja, dan kelompok-kelompok kepentingan umum.
 
Menggunakan portal World Wide Web untuk menciptakan one-stop toko adalah salah satu saat ini populer e-government pendekatan untuk meningkatkan pelayanan publik kepada warga negara. Ide dasar dari portal ini adalah untuk menyediakan tempat, tunggal nyaman untuk mengurus semua langkah-langkah dari proses administrasi yang rumit yang melibatkan beberapa kantor pemerintahan, membawa layanan dari kantor untuk warga negara bukan membutuhkan warga untuk lari dari kantor untuk kantor.
 
Portal web dapat memberikan layanan pemerintah dengan berbagai tingkat interaksi. Tiga tingkat biasanya diidentifikasi: informasi, komunikasi, dan transaksi. Layanan informasi memberikan informasi pemerintah melalui halaman web statis dan halaman yang dihasilkan dari database untuk warga, turis, bisnis, asosiasi, administrasi publik, dan pemerintahan lainnya. Layanan komunikasi menggunakan teknologi groupware seperti e-mail forum diskusi, dan chatting untuk memfasilitasi dialog, partisipasi dan umpan balik dalam perencanaan dan pembuatan kebijakan prosedur. Layanan transaksi menggunakan formulir online, alur kerja dan sistem pembayaran untuk memungkinkan warga negara dan mitra bisnis untuk mengurus bisnis mereka dengan online pemerintah. Aplikasi yang umum dari layanan transaksi bagi warga termasuk melamar manfaat sosial, mendaftar mobil, mengajukan perubahan alamat atau mengajukan izin bangunan. Untuk bisnis, mungkin aplikasi bunga saat terbesar adalah pengadaan online kontrak pemerintah.
 
Seringkali kita membaca bahwa ketiga tingkat interaksi yang diperintahkan oleh kompleksitas, dengan transaksi yang paling kompleks. Mungkin ini adalah karena keamanan jelas dan menantang dan isu-isu bisnis rekayasa ulang proses proses transaksi online. Menyediakan layanan yang berkualitas tinggi informasi dan komunikasi, bagaimanapun, adalah tidak kurang menantang. Layanan informasi perlu berkembang menjadi jasa manajemen pengetahuan dan menjadi adaptif, personalisasi, proaktif dan dapat diakses dari berbagai perangkat yang lebih luas. Layanan komunikasi perlu berkembang menjadi layanan kolaborasi memberikan dukungan yang lebih baik untuk bentuk argumentasi, negosiasi, musyawarah dan lainnya yang diarahkan pada tujuan dari wacana terstruktur.
 
Di antara isu-isu sociotechnological paling menarik dan menantang dari e-government berada di area eDemocracy, yang bertujuan untuk menerapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan proses pembentukan opini publik pusat fungsi utama regulasi pemerintah. Berikut adalah ambisi untuk memperluas partisipasi publik yang sebenarnya, bukan hanya kemungkinan teknis, dan sikap apatis politik kontra tanpa disenfranchising orang miskin atau berpendidikan rendah.
 
sumber: disini

Contoh penerapan E-Government di Indonesia

Contoh penerapan e-government di Indonesia ini dapat dilihat dari ilustrasi berikut. Seorang guru mau persiapkan siswa buat Ujian Nasional. Ia butuh kisi-kisi soal sebagai pengarah pendalaman materi yang hendak ia programkan. Kisi-kisi ia tidak punya, sebab yang punya wewenang membuat kisi-kisi tersebut adalah pemerintah pusat. Jika pusat sudah membuat, maka barulah didistribusikan ke daerah. Sebab segan berurusan dengan birokrasi pusat (juga daerah), yang paling mudah ia tanya saja pada kepala sekolahnya.



"Bu, sudah ada kisi-kisi soal untuk Ujian Nasional. Saya mau mulai pendalaman materi untuk anak kelas 3," ujar guru tersebut pada kepala sekolah. "Wah, Dinas Pendidikan belum ada yang disampaikan tuh," jawab sang kepala sekolah. "Jadi bagaimana ya. Ujian kan tinggal 2 bulan lagi. Saya betul-betul butuh kisi-kisi soal tersebut," timpal guru itu lagi. "Baiklah. Nanti saya ke dinas kabupaten. Saya akan tanyakan apa kisi-kisi soal tersebut sudah ada atau belum. Anda bersabar saja dulu," pungkas kepala sekolah. Akhirnya, guru tersebut pulang. Potret Indonesia

Di rumah, ia bertemu anaknya yang kelas 5 SD. Guru tersebut dipusingkan oleh perilaku anaknya (namanya Dodi, jadi kiranya lelaki) yang keranjingan bermain Ragnarok. Ragnarok adalah game online yang dimainkan melalui media komputer yang terhubung internet. Dodi pun meminta uang padanya untuk bermain Ragnarok di warnet langganannya. "Bu, minta uang dong. Dodi mau ke warnet nih," pinta Dodi. "Aduh Dodi. Ibu tahu, kamu di warnet kan paling main game komputer itu. "Ngga kok Bu. Dodi mau mencari jawaban tugas yang dikasih guru komputer.

Dodi disuruh mencari berita tentang bahaya merokok," jawab Dodi. "Yang betul, Dod," timpal guru tersebut. "Betul kok Bu. Dodi lagi bosan main game. Kalah terus sih," uja Dodi. "Kamu bisa cari berita tentang kesehatan itu, Dod," tanya guru tersebut. Ia teringat keinginannya memperoleh kisi-kisi soal Ujian Nasional. "Bisa dong Bu. Kan Dodi udah diajarin sama Bu Guru Komputer di sekolah. "Terus, caranya gimana Dod," kejar guru itu. "Dodi ke warnet. Buka internet lalu Dodi ketik www.google.com di kotak isian address-nya. Setelah itu, muncul fasilitas pencarian Google. Udah deh, Dodi ketik aja judul berita yang mau dicari," jelas Dodi bangga.

"Ooo. Kalau begitu, ibu ikut kamu deh ke warnet," pinta guru tersebut antusias. "Ibu juga ada yang mau dicari. Tapi, kamu yang ketikkan ya. Ibu ngga tahu caranya," tambahnya. Lalu keduanya pergi ke warnet selang 13 rumah dari arah kiri tempat tinggal mereka. Padahal keduanya belum makan siang. "Kamu masuk duluan Dod," suruh guru tersebut. Layaknya jagoan, Dodi pun masuk ke area warnet. Ia pilih PC yang biasa ia pakai bermain game.

Pertama ia ketik di kotak isian address www.google.com. Setelah muncul fasilitas search ia berpaling pada ibunya. "Apa yang mau ibu cari?" tanya Dodi. "Dod, coba kamu ketik "kisi-kisi ujian nasional"," jawab guru tersebut. Setelah Dodi selesai mengetik, ia klik button search. Muncullah hyperlink-hyperlink. "Yang mana Bu?" tanya Dodi. "Coba kamu klik yang nomor 3 dari atas itu," ujar guru itu. "Itu, yang ada tulisan Departemen Pendidikan Nasional," tambahnya.

Setelah Dodi meng-klik, muncullah kisi-kisi soal yang tengah dipusingkan guru itu. "Nah, itu Dod yang ibu cari. Bisa dicetak ngga Dod," tanyanya. "Bisa dong Bu. Nanti Dodi bilang sama Bang Jumin (penjaga warnet)," jawab Dodi. Akhirnya, Bang Jumin bisa memprint-out kisi-kisi soal. Seluruhnya 36 lembar dikali Rp.1.000 sehingga total biaya dikeluarkan Rp.36.000. Bukan main senangnya guru itu. Tidak apa uang dikeluarkan demi para siswanya.

Di benak guru itu telah terprogram rencana pendalaman materi yang akan ia berikan bagi persiapan ujian nasional. Itulah, yang ia kerjakan malam hari di rumahnya hingga pukul 23.30 WIB. Esoknya, begitu tiba di sekolah ia dipanggil atasannya (kepala sekolah tempat ia bertanya kemarin). "Bu, saya kemarin sudah dari dinas pendidikan kabupaten. Mereka mengatakan kisi-kisi soal belum ada. Belum didistribusikan oleh pusat," katanya. "Oh, tidak perlu Bu. Saya sudah punya kok. Terima kasih," jawab guru itu sambil melangkah pasti menuju kelas tercintanya. 


sumber: disini

E-Goverment

E-Government yang “juga disebut e-gov, digital government, online government atau dalam konteks tertentu transformational government adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan.
Saat ini E-Government merupakan program dari pemerintah khususnya pemerintah daerah. Hal ini dipicu dengan semakin berkembangnya TI. E-Government memiliki empat tingkatan yaitu :
  1. pemerintah mempublikasikan informasi melalui website
  2. interaksi antara masyarakat dan kantor melalui e-mail
  3. masyarakat pengguna dapat melakukan transaksi dengan kantor pemerintahan secara timbal balik.
  4. Integrasi di seluruh kantor pemerintahan, di mana masyarakat
    dapat melakukan transaksi dengan seluruh kantor pemerintahan yang telah mempunyai pemakaian data base bersama.
Dalam prakteknya,eGovernment adalah penggunaan Internet untuk melaksanakan urusan pemerintah dan penyediaan pelayanan publik yang lebih baik dan cara yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Konsep dari eGovernment adalah menciptakan interaksi yang ramah, nyaman, transparan dan murah antara pemerintah dan masyarakat (G2C-government to citizens), pemerintah dan perusahaan bisnis (G2B-government to business enterprises) dan hubungan antar pemerintah (G2G-inter-agency relationship).

Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce

Kelebihan E-Commerce :

  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pemasaran
  • Meningkatkan daya saing perusahaan
  • Menggantikan konsep manual
  • Pertukaran data atau informasi jadi lebih mudah
  • Memudahkan bagi calon pembeli untuk melakukan pembelian produk khususnya produk yang sulit dicari atau jauh dari tempat tinggalnya
  •   Dalam melakukan transaksi melibatkan intitusi lain, sehingga menguntungkan bagi intitusi itu.

Kekurangan E-Commerce:
> Produk yang dijual tidak semuanya ditampilkan
> Penjelasan produk kurang jelas
> Harga terkadang tidak sesuai
> Produk kurang dikenal oleh masyarakat
> Kurang aman dalam melakukan transaksi
> Tampilan produk kurang jelas
> sering dijadikan untuk melakukan tindak kejahatan, khususnya penipuan

Perkembangan E-Commerce di Dunia

Pada tahun 2011 ini diprediksi penggunaan internet di seluruh dunia akan meningkat, terutama di benua asia yang memiliki hampir 56% penduduk dunia. Hal ini taka lepas dari kemudahan akses dalam menggunakan internet, yang jika dahulu hanya bisa di akses melalui komputer, sekarang bisa di akses dengan alat yang lebih portable yakni Tablet PC ataupun smartphone. Selain itu kecepatan akses internet yang semakin meningkat juga membuat perkembangan e-commerce menjadi lebih cepat.

Dari data riset yang dilakukan oleh pengamat teknologi, penetrasi pasar di Asia masih sangat rendah di banding dengan wilayah lain di dunia, tetapi beberapa tahun ke depan diprediksi penetrasi ini akan menigkat seiring perkembangan infrastruktur internet yang ada di asia yang sebagaian besar negaranya merupakan Negara berkembang. Tentu hal ini akan dimanfaatkan betul oleh toko-toko online terkemuka di dunia untuk mengembangkan pasarnya di wilayah asia. Misalnya seperti dibukanya akses id asal Indonesia untuk bisa membeli music digital melalui iTunes yang merupakan produk dari apple.

Untuk di wilayah lain perkembangan e-commerce juga akan meningkat, missal di wilayah eropa atau amerika. Meskipun di eropa sedang terjadi krisis ekonomi, namun hal ini tak akan mempengaruhi perkembangan e-commerce di kawasan tersebut. Selain itu, layanan e-commerce di kawasan itu terus diperbarui untuk bisa lebih menarik banyak konsumen. Apalagi kebudayaan masyarakat eropa dan amerika yang menginginkan pembelian produk dapat di lakukan secara praktis dan dimana saja mereka dapat mengaksesnya.

Perkembangan E-Commerce di Indonesia

Perkembangan e-commerce di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet, proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu. Kita lihat saja sekarang banyak situs web seperti amazon.com, ebay.com yang juga merupakan beberapa contoh situs web yang menggunakan teknologi e-commerce. Indonesia sendiri tidak ketinggalan dalam kegiatan bisnis E-commerce, saya mencatat dua website yaitu kaskus.us serta tokobagus.com yang menjadi situs kegiatan bisnis E-commerce dengan pengakses dengan jumlah yang cukup besar.
Di era modern yang mengedepankan kemudahan, transaksi melaui E-Commerce telah menjadi sebuah solusi dalam memecahkan masalah. Kita hanya tinggal mengakses internet di rumah dan kita dapat mencari informasi mengenai produk atau jasa yang kita inginkan sekaligus langsung membelinya dengan faslitas pembayaran yang telah disediakan oleh bank.
Namun demikian E – Commerce memiliki `kelemahan dari berbisnis secara online yaitu sulit untuk membangun kepercayaan. Hal ini masih menjadi suatu hal yang menyebabkan bisnis secara online masih dilanda rasa waspada karena penipuan banyak terjadi dalam berbisnis secara online. Oleh karena itu penting bagi calon konsumen untuk tidak mudah percaya pada produk dengan harga-harga yang dirasa terlalu murah. Ada baiknya konsumen dapat melakukan pencegahan dengan mencatat data-data pribadi sang penjual.
Mengutip pernyataan Oliver Hua selaku Chief Operating Officer eBay China, Southeast Asia & Jepang, setidaknya ada beberapa faktor pendukung mengapa e-commerce memiliki potensi sangat tinggi di Indonesia.
  1. Indonesia memiliki pengguna media sosial yang kuat. Hal ini bisa menjadi faktor pendukung perkembangan e-commerce di mana komunitas media sosial bisa menjadi sarana berbagi informasi.
  2. Penetrasi perangkat mobile khususnya ponsel sangat tinggi di Indonesia. Jual beli online via ponsel dengan memakai aplikasi mobile e-commerce pun mungkin akan memiliki banyak peminat.
  3. E-Commerce di Indonesia relatif masih dalam tahap baru lahir. Saat ini, tren e-commerce di sini mulai banyak diminati. Hal ini tampak dengan kehadiran berbagai website e-commerce lokal maupun mancanegara yang beroperasi di Indonesia. Masyarakat sendiri mulai banyak yang melakukan transaksi jual beli via dunia maya.

Software E-commerce

Dalam membuat suatu e-commerce tidak mutlak menggunakan e-commerce tapi harus melalui CMS dan database untuk menginstallnya karena sebenarnya e-commerce ini hanya penamaan dan prosesnya saja.Di dalam internet banyak software CMS dan database yang open source sebagai pendukung dalam e-commerce. Di bawah ini daftar software CMS untuk e- commerce gratis yang disarankan karena merupakan software paling mudah di setting dan digunakan dalam penggunaannya mengingat bahwa bisnis online yang harus sering update tiap kala waktunya , sebagai berikut :
1) Magnetosoftware ini memiliki beberapa fitur yang kuat untuk mendukung e-commerce.Memungkinkan membuat beberapa toko online yang  dikelola seorang admin tunggal.
2) Fortune3 – Software canggih namun mudah di gunakan.Software e-commerce ini memiliki semua fitur dan dukungan yang dibutuhkan untuk mengelola sebuah toko online yang sukses.
3) OXID esales -sistem open source e-commerce  ini siap untuk B2C, B2B dan skenario commerce sosial.
4) Prestashop – yang paling menarik dari software ini  adalah antarmuka yang ramping. Dengan open source ini kita dapat membuat kesepakatan khusus seperti voucher hadiah, penurunan harga,maupun produk tag.
5) – adalah salah satu aplikasi e-commerce gratis tertua  yang menawarkan beberapa pilihan pemasaran dan mendukung sebagian besar sistem pembayaran. Aplikasi ini ramah multibahasa dan SEO.Dapat bekerja dengan PHP / MySQL.
6) Digistore -Pengembangan dari  osCommerce dengan perbaikan di ujung depan dan app admin . Menyediakan platform untuk menjual barang fisik & virtual.
7) OpenCart – merupakan PHP – MySQL  sistem shopping cart yang merupakan aplikasi yang tampak sederhana  tapi itu memiliki fitur yang lengkap.
8) Freeway – Aplikasi ini memiliki beberapa ide inovatif untuk membuat toko online.Bisa digunakan untuk menjual jasa belajar main gitar atau persewaan lapangan tenis pada tanggal tertentu dan waktu.
9) Zen Cart – Ini adalah software ecommerce gratis yang  kompatibel . Dikembangkan oleh sekelompok toko, pemilik programmer, desainer dan konsultan.
10) Ecommr – Aplikasi ini menawarkan penyajian elemen antarmuka dan desain situs web e-commerce dengan sistem terorganisir.
11) Spree–menggunakan Ruby on Rails. Spree memungkinkan perbaikan dan kustomisasi. Dengan Merchant Aktif plugin mendukung sebagian besar prosesor pembayaran.
12) WordPress+ Wp-eCommerce- canggih dan mudah di gunakan,toko online akan menjadi sangat atraktif.wordpress merupakan cms yang hampir 70% pengguna internet memakainya.
Beberapa software diatas dapat digunakan untuk mendukung CMS pada e-commerce , diantara banyak software tersebut dapat digunakan dan didownload satu software saja yang nantinya akan digunakan sebagai e-commerce untuk membangun took online kita.

sumber: disini